JOGJA (H2) SABTU, 15 MEI 2010

Hari ini rencana perjalanan saya di Jogja adalah mengunjungi benteng Vredeburg, Keraton, Taman Sari dan Kota Gede. Sepanjang perjalanan, tidak bosan-bosannya para abang becak yang menawarkan jasanya,
"Mari mba, mas, saya antar keliling-keliling, 5000 saja. keraton, bakpia, gudeg, dagadu asli" dan saya juga terus menjawab
"Ndak pak, saya mau jalan kaki saja"
Tapi, si abang becak teruuus saja menguntit sepanjang kami berjalan, sambil terus gencar menawarkan jasanya. Pegel juga sih lama-lama menghadapi si abang becak itu yang terus "ngeyel" menjajakan jasanya.
Bicara soal becak, khusunya di wilayah Malioboro dan sekitarnya, saya pernah punya pengalaman 2 tahun lalu sewaktu mengunjungi Malioboro. Dikarenakan masih belum paham, saya senang saja ditawarkan becak keliling-keliling, waktu itu mereka cuma minta 3000 saja. Katanya saya akan diantar ke pusat dagadu asli, ke tempat penjual batik asli, ketempat penjual souvenir, dll. meskipun akhirnya saya musti bayar becaknya jadi 15.000 (karena tidak tega juga, sudah berkeliling jauh, secara logika masa cuma bayar 3000 perak!).
Pertama saya diantar ke penjual kaos dagadu, yang kata si abang becak itu asli! tapi… kok tempatnya hanya sebuah rumah kecil yang ruang depannya dipakai buat meletakkan banyak kaos "Dagadu" karena sudah terlanjur sampai sana, ya… akhirnya saya beli juga deh beberapa (meskipun hati agak ragu). Soal harga..? wah.. ternyata cukup mahal juga (berkisar 35 rb- 45 rb) pada saat itu sekitar th. 2008. Apalagi setelah malamnya saya keliling sepanjang emperan Malioboro, ternyata kaos "Dagadu" yang saya beli, disitu cuma dihargai 12.500 paling mahal 25.000 saja! (tertipu…!) :cry:
Nyesel..? Iyalah! setelah sekarang sudah tau kalau itu triknya para abang becak saja. Karena ternyata dari setiap toko yang di singgahi dan jika penumpangnya belanja, maka abang becak itu akan mendapat tips dari si penjual/pemilik toko. Imbasnya adalah harga barang yang kita beli jadi lebih mahal dibandingkan jika kita beli sendiri tanpa diantar oleh abang becak.
Jadi…. sejak saat itu, saya lebih suka keliling berjalan kaki saja, kalaupun naik becak, kita harus menawar terlebih dahulu sesuai tempat tujuan dan jangan mau jika ditawarkan untuk berkeliling-keliling terlebih dahulu dengan iming-iming 3000 atau 5000 saja.
.

Menyusuri pagi di Malioboro. Sambil cari sarapan dan jalan-jalan lihat sekitar

menyusuri pagi di Malioboro
.

Jalan santai dari arah Malioboro, sampai juga di perempatan lampu merah. Suasana sejuk karena semalaman habis diguyur hujan.

.

Gedung BNI
GEDUNG BANK INDONESIA:
.

Memandang gedung putih Bank Indonesia

.

Memandang gedung megah Bank Indonesia

Saya dan Bank Indonesia di Jogja

.

Saya dan Bank Indonesia di Jogja

Sarapan pagi dulu yuk? Soto ayam depan gedung Bank Indonesia Jogja

.

Sarapan pagi, soto ayam depan gedung Bank Indonesia Jogja

Habis makan, jangan lupa bayar ya? hehe…..

.

Habis makan, jangan lupa bayar ya? hehe.....
Sehabis sarapan soto ayam, kembali saya menyusuri jalan ke arah Benteng Vredeburg. Sampai disana ternyata masih sekitar jam 07.45 pagi, masih sekitar 15 menit lagi loket baru dibuka. Oh ya… ke arah benteng, saya berarti berjalan balik arah kalau dari Bank Indonesia. Karena lokasi Benteng Vredeburg tidak jauh dari Pasar Beringharjo.
.
BENTENG VREDEBURG:
.

Depan luar benteng Vredeburg. Kepagian, loketnya belum buka. 8-)

.

Depan luar benteng Vederburg

Mungkin ini ruang buat penjaga pintu gerbang Benteng Vredeburg. Kalau dari arah luar, ada di sisi kanan Pintu gerbang Benteng.

.

P5156926f

Masih sepi, jadi lebih leluasa buat foto-foto

.

Ada tempat buat meletakkan kamera dan cari posisi yang pas. Yup! timer diaktifkan, dan kami bisa foto berdua deh. Haha…. :grin:

.

Hehe… masih pakai timer nih!

.

P5156932f

Saya sempat menanyakan kepada petugas yang ada disitu, "pak sudah jam 8 kok loketnya belum dibuka?". "Sebentar Mba, itu yang jaga loketnya sudah datang kok" ujar petugas tadi. Memang sih tak jauh dari situ saya lihat seorang ibu berjalan menuju ruang loket. Tak lama kemudian pintu kecil kaca loket dibuka, dan saya jadi pembeli tiket yang pertama hari ini. HTM ke Benteng Vredeburg hanya Rp.750 saja.

.

Hore…. saya adalah pembeli tiket pengunjung pertama hari ini.

.

Ini dia… ! Tiket masuk Benteng Vredeburg.

.

P5187148f2
loket Vredeburg
P5156931f
P5156936f
.
P5156935f
.

Begitu memasuki gerbang Benteng Vredeburg, saya langsung disambut oleh 2 buah patung Jend.Sudirman

.

P5156937f

Berhubung tidak memperhatikan keterangannya, jadi saya tidak tahu sejarah dari meriam ini. :sad:

.

Ha… bisa foto berdua lagi! :grin:

.

P5156940f

.

P5156938f

Ketika akan memasuki salah satu ruang Diorama, persisi disamping pintu terdapat lukisan yang mencerminkan pembangunan. Saya pun sempat berfoto sejenak di depannya. Di dalam ruangan terdapat banyak Diorama yang masing-masing menceritakan kejadian dan momen bersejarah pada saat itu. Ruang Diorama terbagi dalam beberapa bangunan yang berbeda.

Lukisan Pembangunan. Saya ikutan yaa…

.

P5156943f1

Diorama

.

Biorama

Diorama

.

P5156946f

Jadi ingat sama Diorama yang ada di Monas

.

Salah satu tangga menuju ke bagian atas pelataran Benteng Vredeburg

.

P5156950f

Kacian capek. Gantian deh… aku yang foto. ;)

.

P5156954f

masih di Benteng Vredeburg

.

P5156959f

Selesai dari Benteng Vredeburg, saya kembali melanjutkan perjalanan, kali ini tujuan saya adalah keraton.

Berjalan menuju keraton, singgah sebentar buat istirahat di Gedung Olah Raga.

.

Tiba di pintu masuk keraton, saya langsung di arahkan oleh petugas untuk menuju loket pembelian tiket masuk. Selesai menyerahkan tiket ke petugas, seorang di antara mereka langsung menawarkan diri untuk menjadi pemandu di dalam. Karena saya bukan rombongan (hanya berdua), akhirnya saya bilang ke mereka bahwa saya mau lihat-lihat sendiri saja.

KERATON & MUSEUM KARETA:

Tiket masuk Museum & Izin Poto

Tidak banyak yang bisa dilihat dalam area Museum Siti Hinggil Pagelaran. Hanya terdapat ruang aula besar ditengah dan bangunan yang berisis patung2 dengan seragam dan pakaian menurut pangkat mereka masing2. ada dua atau tiga bangunan lagi yang salah satunya berisikan foto-foto. Oh ya… di gerbang pintu masuk, kita akan menjumpai dua patung abdi dalem yang duduk bersila di sisi kanan dan kiri.

P5197151f

Sayang…, kudanya gak boleh dinaiki :-P
P5156972f

Pose sebentar dengan Mbah Abdi dalem keraton

Setelah selesai mengunjungi Museum Siti Hinggil Pagelaran, saya langsung berjalan kaki keluar kurang lebih 70 meter berbelok kekiri, disana terdapat Museum Kereta. Selesai membeli tiket masuk, saya pun mulai berkeliling melihat banyak kereta disana.

Tiket masuk & izin photo
P5197154f1
P5156967f1

Kalau saya tidak salah baca, yang ini adalah Kareta Kyai Garuda Yusa

Bagian rodanya yang penuh dengan ornamen ukir
P5156981f

Lampu yang cantik dan megah

P5156982f

Perjalanan dilanjutkan menuju Tamansari. Dari keraton saya naik becak, tak lupa menawar terlebih dahulu, dari harga pertama yang ditawarkan Rp.15.000 – Rp.10.000 akhirnya saya dapat harga Rp.5000,- tarik maang.. ! :grin:

menuju Tamansari

Setiba di Tamansari, seperti biasa saya membeli tiket masuk dan melihat-lihat pemandangan di dalam, tak lupa juga untuk mengambil gambar suasana di sana. Ini dia foto-fotonya (kebanyakan sih foto2 narsis. hihi…) :-P

.

Pintu gerbang

.

Beli tiket dulu

.

Kolam pemandian Putri

.

P5156997f

.

P5156999f

.

P5157003f

.

P5156994f

Di Tamansari sudah puas putar-putar, pulangnya saya berminat naik delman menuju Malioboro. Kebetulan ada dua delman yang sedang parkir, "pak ke Malioboro berapa?". Rupanya kedua delman tersebut sedang menunggu pengunjung yang sudah menyewanya. " Maaf mba, ini sudah disewa" Oh… ya sudah deh, tapi iseng saya coba tanya ke kusir delmannya " pak kalau sewa keliling-keliling berapa? " kata pak kusir " 75.000 mba." wah… mahal juga ya… pikir saya dalam hati. Ya sudah, akhirnya saya naik becak lagi menuju Malioboro ongkos becak Rp 10.000,- lumayan jauh juga sih.

Sampai di penginapan masih sekitar jam 11.30, saya langsung istirahat, makan siang sambil siap-siap berangkat lagi menuju Kota Gede. :-)

P5156986f

P5156985f
P5156983f2
P5156978f1

P5156962f1

P5156948f

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s