Bikin Paspor Online (Hari ke-2)

Hari ke-2 Jum’at 17 Desember 2010. Jam 07.30 saya sampai di kantor imigrasi Depok, dan…. kaget lagi! Pengunjungnya jauuh lebih padat.

Sambil menunjukkan lembar bukti tanda terima, saya bertanya ke petugas. “Mas lembar ini saya serahkan kemana ya?”

Kata Mas petugasnya “ Ibu kumpulkan aja di meja yang ada di luar situ” sambil masnya menunjuk ke arah kerumunan, “ di atas meja situ ada paku untuk menancapkan tanda terima, nanti ibu tinggal tunggu dipanggil” ujar masnya lagi.

Saya bergegas menuju  meja yang dimaksud, di antara kerumunan orang-orang, akhirnya saya berhasil menancapkan lembar tanda terima di paku yang ada diatas meja itu…. ck ck ck ternyata saya sudah berada di urutan yang kesekian banyaknya, karena tanda terima yang tertancap disitu sudah cukup tinggi tumpukkannya. Weleh..weleh… bisa dipanggil jam berapa nih….Sad smile

Sekitar jam 08.00, tumpukkan tanda terima yang ditancapkan di paku mulai diambil oleh petugas (jam operaional mereka mulai pukul 08.00). Tak berapa lama kemudian, ada pengumuman dari petugas “ Perhatian bapak2 dan ibu2 yang akan melakukan proses photo, diharapkan menunggu di depan ruang photo biometrik” .

Brrrr… langsung deh orang berduyun-duyun masuk, nggak ketinggalan termasuk saya juga Be right back. Sudah duduk manis, sambil celingak celinguk lihat kanan kiri… kok ada yang ganjil ya? Hoalah…. mereka semua pada bawa dokumen sementara saya cuma lenggang aja.

Hehe… bukan karena dokumen ketinggalan di rumah, tapi dokumen saya ada di tas yang suami bawa termasuk HP dan semua barang bawaan saya titip di situ, dan…. suami saat itu menunggu di luar nggak ikut masuk ke ruang tunggu proses biometrik. Jadilah saya yang sudah duduk manis (padahal untuk bisa dapat tempat duduk aja musti rebutan loh… tonjok2kan, sikut sana, sikut sini!  Hahaha… lebay.com Rolling on the floor laughing ) Keluar lagi deh, buat cari suami.

Proses menunggu yang paling melelahkan….(untungnya ada suami ikut masuk juga nemenin, jadi ada temen ngobrol). Dari jam 08.00,  baru sekitar jam 11.00, saya mendapat panggilan untuk melakukan pembayaran di loket. Setelah selesai bayar Rp. 270.000,- (tarif resmi pembuatan paspor biasa, 48 halaman), kembali dilanjutkan dengan proses menunggu………………. lagi? Green with envy

Sampai sekitar jam 11.45, nama saya belum dipanggil juga, mungkin karena ini hari Jum’at, petugas sudah istirahat dan proses baru akan dilanjutkan kembali jam 13.00. Sekalian deh.. perut saya juga sudah laper, mau beli makan siang juga. Plate

Akhirnya baru sekitar jam 14.00 saya dapat giliran masuk ke ruang Biometrik, disitu saya di foto  Camera dan discan seluruh sidik jari High five, kemudian (lagi lagi) saya disuruh menunggu  “bu, harap menunggu, nanti akan dipanggil kembali untuk proses wawancara”. Duh… mana sakit kepala kambuh, lagi. Sick smile

Untungnya nggak sampai satu jam, sekitar jam 14.30 nama saya dipanggil untuk kembali masuk ruangan. Di situ saya ditanya tujuannya mau kemana dan menandatangani lembar prinout, setelah sebelumnya disuruh memeriksa terlebih dahulu apakah nama dan tanggal lahir sudah tercetak dengan benar. Saya juga ada disuruh menandatangani di lembar bagian belakang buku paspor.

Selesai juga proses hari ini….  saya tanyakan kepada petugasnya kapan paspor saya selesai. Kata petugasnya “Ibu nanti bisa ambil buku paspornya hari Kamis, 23 Desember 2010 mulai jam 13.00”. Smile

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s